Yuk, baca cerita Baby Mo & Baby Ais!

Mau dibacain cerita? Pilih satu — aku temenin sampai habis!
Rak cerita anak58
- Baby Mo
Pelukan Tidak Pernah Habis
Sepupu bayi datang menginap, dan Umi menggendongnya sepanjang hari. "Aku juga bayi!" teriak Baby Mo. Apakah sayang Umi bisa habis?
- Baby Mo & Baby Ais
Pasukan Pemungut Sampah
Seekor burung kecil mematuk bungkus plastik di taman. Baby Mo dan Baby Ais memutuskan sesuatu — dan taman itu tidak pernah sama lagi.
- Baby Mo & Baby Ais
Perjalanan Paling Panjang Sedunia
Delapan jam ke rumah Nenek. "Masih lama?" tanya si kembar, lagi dan lagi. Abi punya doa yang katanya bisa "mendekatkan jarak".
- Baby Ais
Pak Telinga yang Hilang
Kelinci biru Baby Ais hilang di taman. Mereka mencari ke ayunan, perosotan, dan warung. "Kita cari dulu, lalu kita serahkan ke Allah."
- Baby Mo
Langit Merah Muda yang Terlewat
Tiga kali Baby Ais memanggil, tiga kali Baby Mo menjawab "sebentar". Waktu ia akhirnya menoleh dari layar, langitnya sudah gelap.
- Baby Mo
Baju yang Terbalik
"Aku bisa sendiri!" kata Baby Mo. Kepalanya masuk ke lubang lengan, labelnya di depan, dan Umi harus duduk di atas tangannya sendiri supaya tidak membantu.
- Baby Ais
Tujuh Kali Doa untuk Nenek
Nenek sakit. Baby Ais membawa gambar bunga matahari dan satu doa yang ia latih di mobil — tujuh kali, dihitung dengan jari.
- Baby Mo & Baby Ais
Juara Dua yang Paling Berani
Baby Mo selalu menang lomba lari ke pohon mangga. Selalu. Sampai hari ini, Baby Ais sampai duluan.
- Baby Mo
DUAR! Siapa Takut Petir?
Setiap kali langit berbunyi DUAR, Baby Mo menghilang ke bawah selimut. Sampai ia tahu apa yang sebenarnya diucapkan petir.
- Baby Ais
Awan Petir di Dada Baby Ais
Puzzle unta Baby Ais tinggal satu keping lagi — lalu, vrooom, semuanya berantakan. Ada awan petir yang tumbuh di dadanya.
- Baby Mo
Membantu Umi Bikin Kue
Baby Mo mau bantu bikin kue. Tepungnya berhamburan, telurnya pecah di lantai, dan ia yakin akan dimarahi. Tapi dapur hari itu menyimpan kejutan.
- Baby Mo & Baby Ais
Hujan Pertama Setelah Lama Kering
Sudah berminggu-minggu tidak hujan, dan tomat kecil yang ditanam si kembar mulai layu. Mereka menyiraminya setiap hari — lalu belajar berdoa untuk hujan yang bermanfaat.
- Baby Ais
Kupu-Kupu di Tangan Baby Ais
Baby Ais berhasil menangkap kupu-kupu kuning dan ingin memeliharanya selamanya. Tapi makin erat ia menggenggam, makin sedih kupu-kupunya.
- Baby Ais
Permintaan pada Bintang Jatuh
"Itu bintang jatuh! Aku boleh minta sesuatu, kan?" Baby Ais punya permintaan besar. Tapi kepada siapa sebenarnya ia harus meminta?
- Baby Mo
Layang-Layang yang Nyangkut
Layang-layang merah Baby Mo tersangkut tinggi di pohon. Makin kuat ditarik, makin kusut talinya. Ternyata yang ia butuhkan bukan tenaga lebih besar.
- Baby Ais
Apa Itu Adzan?
Suara merdu terdengar dari jauh, dan Abi langsung berhenti bekerja. Baby Ais penasaran — dan menemukan bahwa adzan adalah panggilan yang bisa dijawab.
- Baby Mo
Antrian Es Krim yang Panjang
Sepuluh orang di depan Baby Mo, dan es krim cokelatnya terasa sejauh bulan. Tapi menunggu ternyata bisa diisi dengan permainan rahasia.
- Baby Mo & Baby Ais
Semangkuk Sup untuk Pak Becak
Hujan deras, dan seorang bapak tukang becak menggigil di depan rumah. Si kembar punya ide — tapi rantang sup itu panas, payungnya kecil, dan jalannya licin.
- Baby Ais
Kenapa Berwudhu Sebelum Sholat?
"Tanganku kan nggak kotor!" kata Baby Ais. Lalu Abi memberinya kaca pembesar — dan sebuah rahasia tentang tetes-tetes air wudhu.
- Baby Mo
Apa Itu Sedekah?
Dua koin di tangan, satu es lilin yang ia impikan, dan seorang kakek penjual sapu yang belum laku seharian. Baby Mo harus memilih.
- Baby Mo & Baby Ais
Kenapa Harus Minta Izin?
Mobil merah Baby Ais tergeletak sendirian, dan Baby Mo langsung mengambilnya. Tapi kenapa rasanya tidak enak waktu Ais balik melakukan hal yang sama?
- Baby Mo
Apa Itu Al-Qur'an?
Baby Mo melihat Abi memegang sebuah kitab dengan begitu hati-hati. "Umi, buku apa itu? Kenapa istimewa sekali?"
- Baby Mo
Kenapa Kita Berpuasa?
Baby Mo ingin ikut puasa seperti Abi. "Tapi kenapa sih kita menahan lapar?" Sebuah puasa setengah hari mengajarkannya jawabannya.
- Baby Mo & Baby Ais
Apa Itu Rezeki?
Sambil makan, Baby Mo bertanya, "Umi, nasi ini datang dari mana?" Maka mereka menelusuri perjalanan sebutir nasi — sampai ke pemberinya.
- Baby Mo
Kenapa Harus Jujur?
Sebuah gelas pecah, dan tidak ada yang melihat. Baby Mo hampir berbohong — sampai ia menemukan bahwa kejujuran membuat hati terasa ringan.
- Baby Mo
Kenapa Kita Sayang Orang Tua?
"Umi, kenapa aku harus sayang dan nurut sama Umi dan Abi?" Lewat satu misi kecil, Baby Mo menemukan betapa besar cinta orang tuanya.
- Baby Mo
Siapa yang Menciptakan Aku?
Di depan cermin, Baby Mo bertanya, "Umi, siapa yang membuat aku?" Maka mereka main "penjelajah tubuh" — menemukan betapa ajaibnya ciptaan Allah.
- Baby Mo
Apa Itu Malaikat?
"Umi, apa itu malaikat? Kenapa aku tidak bisa melihatnya?" Baby Mo belajar bahwa ada teman-teman baik yang tak terlihat — selalu mencatat kebaikannya.
- Baby Mo & Baby Ais
Kenapa Harus Berbagi?
Baby Mo punya dua biskuit dan tidak mau berbagi. Tapi sebuah percobaan kecil mengajarkannya rahasia: kebahagiaan yang dibagi malah bertambah.
- Baby Mo
Ke Mana Kita Saat Tidur?
Di bawah selimut, Baby Mo bertanya, "Umi, kita pergi ke mana waktu tidur?" Maka ia belajar bahwa tidur adalah hadiah istirahat — dan pagi adalah hadiah hidup yang baru.
- Baby Mo & Baby Ais
Siapa yang Membuat Hujan?
Saat hujan turun, Baby Mo menempelkan wajahnya ke jendela. "Umi, siapa yang mengirim hujan?" Lalu ia melihat sendiri bagaimana hujan adalah kasih sayang Allah.
- Baby Mo
Siapa Itu Allah?
Baby Mo bertanya, "Umi, siapa itu Allah?" Maka Umi mengajaknya berburu harta karun — mencari tanda-tanda Allah di sekeliling mereka.
- Baby Mo
Apakah Allah Bisa Melihatku?
Saat main petak umpet, Baby Mo bersembunyi di tempat paling gelap. "Tidak ada yang bisa melihatku!" pikirnya. Tapi… benarkah begitu?
- Baby Mo
Kenapa Kita Sholat?
Baby Mo melihat Abi berhenti bermain untuk sholat. "Kenapa harus sholat, Abi?" Lalu Baby Mo menemukan jawabannya — dengan sujud kecilnya sendiri.
- Baby Mo & Baby Ais
Apa Itu Surga?
"Umi, surga itu seperti apa?" tanya Baby Mo. Maka mereka membuat kebun kebaikan — dan Baby Mo belajar cara menanam jalan menuju surga.
- Baby Mo
Siapa Nabi Muhammad ﷺ?
"Umi, siapa Nabi Muhammad? Bisa aku melihatnya?" Baby Mo belajar mengenal beliau dengan cara yang seru — dengan meniru kebaikannya seharian.
- Baby Mo & Baby Ais
Stoples Liburan Baby Mo
Hari pertama libur, Baby Mo berkata, "Bosaaan." Lalu Umi mengeluarkan sebuah stoples ajaib berisi kertas-kertas kecil.
- Baby Mo
Teman Baru di Kelas Baru
Baby Mo naik ke kelas yang lebih besar. Tapi pagi itu kakinya terasa berat — bagaimana kalau tidak ada yang mau berteman dengannya?
- Baby Mo & Baby Ais
Bulan yang Mengikuti Baby Mo
Sepanjang perjalanan pulang, bulan terus mengikuti mobil. Apakah bulan benar-benar teman Baby Mo? Dan kenapa kita harus tidur, sih?
- Baby Mo
Bismillah Dulu
Baby Mo selalu terburu-buru. Sampai ia menemukan satu kata kecil yang membuat semuanya terasa lebih berkah.
- Baby Mo
Menara yang Tak Mau Menyerah
Lima kali menara Baby Mo roboh. Apakah ia akan menyerah, atau mencoba sekali lagi?
- Baby Ais
Kucing Kecil di Bawah Hujan
Hujan turun deras, dan Baby Ais mendengar suara kecil yang sedih dari balik pagar. Tangan sekecil apa yang bisa menolong?
- Baby Mo & Baby Ais
Maaf yang Hangat
Baby Mo merobohkan istana pasir Baby Ais. Kata 'maaf' terasa berat — sampai ia menemukan cara mengucapkannya.
- Baby Mo & Baby Ais
Bintang-Bintang Rasa Syukur
Setiap malam, Abi dan si kembar menghitung bintang. Tapi bintang yang ini tidak ada di langit.
- Baby Mo
Keberanian Sebesar Biji Sawi
Lampu kamar dimatikan, dan gelap terasa sangat besar. Bagaimana Baby Mo menemukan keberanian yang lebih besar dari rasa takutnya?
- Baby Mo & Baby Ais
Sepiring untuk Tetangga
Umi membuat kolak paling enak sedunia. Tapi sebelum dimakan, ada satu kebiasaan kecil yang mengajarkan hal besar.
- Baby Ais
Kebun Sabar Baby Ais
Baby Ais menanam satu biji kecil dan ingin bunganya mekar HARI INI. Tapi kebun punya pelajarannya sendiri.
- Baby Mo & Baby Ais
Berbagi Payung
Hanya ada satu payung dan dua anak. Hujan turun deras. Apa yang akan dilakukan Baby Mo?
- Baby Mo & Baby Ais
Selamat Tidur, Sayang
Bulan mengintip di jendela, dan dua mata kecil belum mau terpejam. Doa apa yang membuat malam terasa aman?
- Baby Ais
Ayam Jago Paling Pagi
Siapa yang bangun paling pagi di dunia? Baby Ais bertekad mengalahkan Pak Ayam Jago. Tapi pagi menyimpan kejutan yang lebih besar.
- Baby Mo
Rahasia Lebah dan Roti Madu
Sebelum menggigit roti madunya, Baby Mo bertanya: dari mana, sih, datangnya madu? Jawabannya membawanya pada seekor pahlawan kecil bergaris kuning-hitam.
- Baby Mo & Baby Ais
Semut Kecil yang Kuat
Sebutir remah jatuh dari piring Baby Ais. Lalu datanglah seekor semut — dan sebuah pelajaran besar tentang kekuatan, kerja sama, dan ucapan terima kasih.
- Baby Mo & Baby Ais
Dua Gambar yang Hampir Sama
Dua gambar terlihat persis sama… atau tidak? Baby Mo dan Baby Ais belajar bahwa mata yang sabar dan teliti bisa menemukan keajaiban yang tersembunyi.
- Baby Mo & Baby Ais
Bahasa Rahasia Si Kembar
Baby Mo dan Baby Ais sering mengobrol dengan kata-kata yang tidak dimengerti siapa pun — kecuali mereka berdua. Apa, ya, yang mereka bicarakan?
- Baby Mo & Baby Ais
Satu Selimut untuk Berdua
Baby Mo dan Baby Ais punya kasur sendiri-sendiri. Tapi setiap pagi, Umi selalu menemukan mereka di tempat yang sama. Kenapa, ya?
- Baby Mo & Baby Ais
Kakak Cuma Lima Menit
Baby Mo lahir lima menit lebih dulu dari Baby Ais. Lima menit saja! Tapi Baby Mo menganggapnya tugas yang sangat, sangat penting.
- Baby Mo & Baby Ais
Kejutan untuk Umi
Baby Mo dan Baby Ais punya satu misi rahasia: membuat kejutan untuk Umi. Tapi menyimpan rahasia ternyata sangat, sangat sulit!
- Baby Mo & Baby Ais
Saat Ais Pergi ke Rumah Nenek
Untuk pertama kalinya, Baby Ais menginap di rumah Nenek — tanpa Baby Mo. Satu hari terasa biasa saja… atau ternyata tidak?
Catatan untuk Ayah & Bunda
Catatan pendek dari Abi & Umi tentang membesarkan si kembar — satu momen, satu pelajaran.
- Umi · 2 menit bacaKrayon ungu untuk berdua
- Abi · 2 menit bacaSiapa yang menjatuhkan gelas
- Umi · 2 menit baca'Ankyu' pertama Baby Ais
- Abi · 2 menit bacaKata maaf yang berat
- Umi · 2 menit bacaGantian di ayunan
- Abi · 2 menit bacaBisikan jam tiga pagi
- Abi · 2 menit bacaDisindir si kembar waktu makan
- Abi · 3 menit bacaDoa relay — satu doa, dua gema
- Abi · 2 menit bacaAssalamualaikum ke tetangga
- Umi · 2 menit bacaBismillah sebelum suap pertama
- Abi · 2 menit bacaBeres-beres sambil bernyanyi
- Umi · 2 menit bacaBaby Ais dan kucing kecil
- Abi · 2 menit bacaBaby Mo dan gelap yang menakutkan
- Umi · 2 menit bacaTantrum di tengah toko
- Abi · 2 menit bacaMenara balok yang roboh lagi
- Umi · 2 menit bacaBaby Ais si pengaduk adonan
- Abi · 2 menit bacaHujan pertama yang mereka pandangi
- Umi · 2 menit bacaSatu suap brokoli
- Abi · 2 menit bacaAlhamdulillah sehabis bersin
- Umi · 2 menit bacaDi depan cermin, berdua
- Abi · 2 menit bacaKe masjid untuk pertama kali
- Umi · 2 menit bacaBaby Mo menunjuk langit
- Abi · 2 menit bacaBaby Ais membagi bekalnya
- Umi · 2 menit bacaBaby Mo menunggui Baby Ais demam
- Abi · 2 menit bacaDoa pagi sebelum rumah ramai
- Umi · 2 menit bacaTangan untuk menyayang, bukan memukul
- Abi · 2 menit bacaTiga syukur sebelum tidur
- Umi · 2 menit bacaBerani di ruang dokter
- Abi · 2 menit bacaSilaturahmi ke rumah Nenek
- Umi · 2 menit bacaKata 'tolong' yang ajaib
Nama anak-anak ditulis atas izin keluarga. Detail yang bisa mengidentifikasi (sekolah, lingkungan, foto wajah) tidak dipublikasikan. Suatu saat di masa depan, jika Baby Mo atau Baby Ais meminta, tulisan dapat di-anonimkan atau dihapus.










