Draf cerita untuk buku Baby Mo
Hujan Pertama Setelah Lama Kering

Sudah lama tidak hujan. Tanah halaman kering dan berdebu. Lalu, satu tetes air jatuh dari langit.
Sudah berminggu-minggu tidak ada hujan. Tanaman di halaman mulai layu. Tanahnya kering, berdebu kalau diinjak.
Sore itu, langit tiba-tiba menggelap. Lalu โ tes, tes, tes โ air mulai jatuh.
"Hujan! Hujan!" Baby Mo dan Baby Ais berlari ke teras, berteriak girang.
Umi membuka pintu lebar-lebar. "Alhamdulillah, akhirnya hujan turun lagi."
Hujan makin deras. Bau tanah basah tercium dari halaman. Daun-daun yang layu jadi terlihat segar lagi.
"Umi, kenapa kita ucap alhamdulillah? Kan cuma hujan," tanya Baby Ais.
"Karena hujan ini rezeki, Sayang. Tanaman butuh minum, sama seperti kita."
Baby Mo dan Baby Ais menengadahkan tangan ke arah tetes hujan dari atap, lalu bersama-sama berbisik, "Allahumma shayyiban naafi'an" โ ya Allah, jadikan hujan ini bermanfaat.
Mereka berdua tertawa, membiarkan tetesnya jatuh di telapak tangan.
Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang membawa manfaat.
Sekarang, lain kali hujan turun setelah lama kering, ajak si kecil berdiri di teras, merasakan tetesnya, dan membaca doa ini bersama. ๐ง๏ธ
Terkait cerita ini
Doa
Doa Ketika Hujan Turun
Baca ceritanya โ