Doa pagi sebelum rumah ramai

Abi mulai kebiasaan kecil: doa pagi bareng si kembar sebelum hari dimulai.
Pagi-pagi, sebelum rumah ramai, Abi mulai kebiasaan baru. Begitu Baby Mo dan Baby Ais bangun, sebelum gawai, sebelum apa pun, kami duduk sebentar dan ucap "alhamdulillah" karena bangun lagi hari ini.
Mereka masih setengah ngantuk, rambut berantakan. Tapi Abi percaya: hal pertama yang menyentuh hati anak di pagi hari menentukan warna harinya. Abi mau yang pertama mereka dengar adalah syukur, bukan terburu-buru.
Kebiasaan pagi adalah jangkar yang tak terlihat. Anak yang harinya selalu dibuka dengan menyebut Allah tumbuh merasa hari itu milik Allah. Bukan ritual berat — cuma satu kalimat, setiap pagi, sampai jadi denyut.
Kami berpagi hari dan kerajaan ini milik Allah. (HR. Muslim 2723)
Setelah itu mereka langsung lari main, lupa segalanya. Tidak apa. Yang menanam bukan ingatan mereka — tapi pengulangan kami.
Terkait cerita ini
Doa
Doa Pagi (Perlindungan)
Baca ceritanya →
Catatan lain
Pelukan Tidak Pernah Habis
Sepupu bayi datang menginap, dan Umi menggendongnya sepanjang hari. "Aku juga bayi!" teriak Baby Mo. Apakah sayang Umi bisa habis?
Baby Mo & Baby AisPasukan Pemungut Sampah
Seekor burung kecil mematuk bungkus plastik di taman. Baby Mo dan Baby Ais memutuskan sesuatu — dan taman itu tidak pernah sama lagi.