Doa pagi sebelum rumah ramai

Abi mulai kebiasaan kecil: doa pagi bareng si kembar sebelum hari dimulai.
Pagi-pagi, sebelum rumah ramai, Abi mulai kebiasaan baru. Begitu Baby Mo dan Baby Ais bangun, sebelum gawai, sebelum apa pun, kami duduk sebentar dan ucap "alhamdulillah" karena bangun lagi hari ini.
Mereka masih setengah ngantuk, rambut berantakan. Tapi Abi percaya: hal pertama yang menyentuh hati anak di pagi hari menentukan warna harinya. Abi mau yang pertama mereka dengar adalah syukur, bukan terburu-buru.
Kebiasaan pagi adalah jangkar yang tak terlihat. Anak yang harinya selalu dibuka dengan menyebut Allah tumbuh merasa hari itu milik Allah. Bukan ritual berat — cuma satu kalimat, setiap pagi, sampai jadi denyut.
Kami berpagi hari dan kerajaan ini milik Allah.
Setelah itu mereka langsung lari main, lupa segalanya. Tidak apa. Yang menanam bukan ingatan mereka — tapi pengulangan kami.
Terkait cerita ini
Doa
Doa Pagi (Perlindungan)
Baca ceritanya →
Catatan lain
Bulan yang Mengikuti Baby Mo
Sepanjang perjalanan pulang, bulan terus mengikuti mobil. Apakah bulan benar-benar teman Baby Mo? Dan kenapa kita harus tidur, sih?
Baby Mo (2)Bismillah Dulu
Baby Mo selalu terburu-buru. Sampai ia menemukan satu kata kecil yang membuat semuanya terasa lebih berkah.