Tiga syukur sebelum tidur

Sebuah ritual kecil sebelum tidur: menyebut tiga hal baik hari ini. Si kembar mulai ikut.
Tiap malam sebelum doa tidur, Abi mulai menyebut tiga hal yang Abi syukuri hari ini, keras-keras. "Alhamdulillah hari ini Abi sehat. Alhamdulillah ketemu Mo dan Ais. Alhamdulillah makan enak."
Awalnya mereka cuma dengar. Lalu Baby Mo mulai ikut menyebut: "mam!" (makan) — syukur versi dia. Baby Ais menunjuk bonekanya. Mereka belajar bahwa hari yang biasa pun penuh dengan hal untuk disyukuri, kalau kita mau menghitungnya.
Syukur bukan perasaan yang datang sendiri; ia kebiasaan yang dilatih. Anak yang diajak menghitung nikmat tiap malam tumbuh jadi orang yang melihat gelas setengah penuh. Itu hadiah seumur hidup, dibungkus dalam ritual dua menit.
Jika kalian bersyukur, niscaya akan Aku tambah nikmat untuk kalian.
Lalu kami baca doa tidur, dan mereka terlelap. Hari ditutup bukan dengan kurang, tapi dengan cukup. Itu cara Abi mau mereka memandang dunia.
Terkait cerita ini
Parenting
Menanam Rasa Syukur
Baca ceritanya →
Catatan lain
Bulan yang Mengikuti Baby Mo
Sepanjang perjalanan pulang, bulan terus mengikuti mobil. Apakah bulan benar-benar teman Baby Mo? Dan kenapa kita harus tidur, sih?
Baby Mo (2)Bismillah Dulu
Baby Mo selalu terburu-buru. Sampai ia menemukan satu kata kecil yang membuat semuanya terasa lebih berkah.