Lewati ke konten
Baby Mo
Baby Mo & Baby AisUmi17 April 2026·2 menit baca

Baby Mo menunggui Baby Ais demam

Baby Mo

Baby Ais demam dan rewel. Yang tak terduga: Baby Mo menolak meninggalkan sisinya.

Baby Ais demam semalaman, rewel, susah tidur. Yang Umi tidak sangka: Baby Mo tidak mau jauh dari saudarinya. Dia bawa bonekanya, letakkan di samping Baby Ais, lalu duduk menunggui.

Mereka kembar; ikatannya beda. Tapi melihat Baby Mo — yang biasanya rebutan mainan dengan Ais — tiba-tiba selembut itu, Umi jadi ingat: di balik semua rebutan, ada kasih yang dalam yang belum mereka tahu namanya.

Umi usap kening Baby Ais sambil baca doa untuk orang sakit. Baby Mo memperhatikan, lalu ikut-ikutan mengusap dengan tangannya. Empati itu menular, bahkan dari orang tua ke anak ke saudara dalam satu malam.

Tidak ada penyakit yang Allah turunkan kecuali Dia turunkan pula obatnya.

Pagi-pagi demamnya turun. Baby Mo masih tidur miring menghadap saudarinya. Umi memandang keduanya dan diam-diam bersyukur: mereka punya satu sama lain.

Tema:PersaudaraanKasih Sayang

Terkait cerita ini

Parenting

Saat Anak Sedang Sakit

Baca ceritanya


Catatan lain