Lewati ke konten
Baby Mo

Draf cerita untuk buku Baby Mo

Baby MoCerita Anak23 Juni 2026·4 menit baca

Siapa Itu Allah?

✨ Suatu sore yang tenang, Baby Mo memandangi langit dari jendela.

Baby Mo bertanya, "Umi, siapa itu Allah?" Maka Umi mengajaknya berburu harta karun — mencari tanda-tanda Allah di sekeliling mereka.

Suatu sore yang tenang, Baby Mo memandangi langit dari jendela. Lalu ia bertanya dengan suara kecil, "Umi… siapa itu Allah? Kenapa aku tidak bisa melihat-Nya?"

Umi tersenyum, lalu berlutut di sampingnya. "Pertanyaan yang bagus sekali, sayang. Ayo, Umi ajak main. Kita berburu harta karun — mencari tanda-tanda Allah."

Baby Mo melompat girang. Harta karun!

"Tanda pertama," kata Umi. "Tutup matamu, lalu hadapkan wajahmu ke jendela."

Baby Mo memejamkan mata. Cahaya matahari yang hangat membelai pipinya. "Hangat, Umi…"

"Siapa yang membuat matahari sehangat itu untukmu?" bisik Umi.

"Allah," jawab Baby Mo pelan, mulai mengerti.

"Tanda kedua." Umi memberinya sepotong apel. Baby Mo menggigitnya — kriuk! — manis dan segar. "Siapa yang menaruh rasa manis di dalam apel?"

"Allah!" kata Baby Mo, kali ini lebih yakin.

"Tanda ketiga." Umi menempelkan tangan mungil Baby Mo ke dadanya sendiri. Di sana ada sesuatu yang berdetak. Dug… dug… dug… "Itu jantungmu, sayang. Berdetak siang dan malam tanpa kamu suruh. Siapa yang membuatnya terus berdetak?"

Mata Baby Mo membulat. "Allah… yang membuat jantungku?"

Umi mengangguk. "Kita memang tidak bisa melihat Allah dengan mata kita sekarang. Tapi lihat — kita bisa merasakan kebaikan-Nya di mana-mana. Di matahari yang hangat, di apel yang manis, di jantung yang berdetak, dan…" Umi memeluknya erat, "…di pelukan yang sayang. Allah yang menciptakan semuanya, dan Allah sangat menyayangimu."

Baby Mo terdiam, lalu tersenyum lebar. Ternyata harta karun itu bukan emas. Harta karunnya adalah: di mana pun ada kebaikan, di situ ada hadiah dari Allah.

Malam itu, sebelum tidur, Baby Mo berbisik sambil memeluk gulingnya, "Terima kasih, Allah, untuk matahari, apel, dan pelukan Umi."

"Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa… dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya." (QS. Al-Ikhlas: 1, 4)

Sekarang, yuk berburu harta karun bareng si kecil: cari tiga hal baik hari ini, lalu ucapkan bersama, "Ini dari Allah." 🌟

Masya Allah, ceritanya selesai! ⭐

Hebat! Sekarang coba ceritakan lagi ke Umi atau Abi dengan kata-katamu sendiri.

📖 Cerita berikutnya: Apakah Allah Bisa Melihatku? →
Untuk Ayah & BundaSumber, derajat, peninjau, dan tips

Terkait cerita ini

Parenting

Saat Anak Bertanya: "Allah Di Mana?"

Baca ceritanya →


Catatan lain