Draf cerita untuk buku Baby Mo
Kenapa Harus Jujur?

Sebuah gelas pecah, dan tidak ada yang melihat. Baby Mo hampir berbohong — sampai ia menemukan bahwa kejujuran membuat hati terasa ringan.
Praang! Gelas itu terlepas dari tangan Baby Mo dan pecah di lantai. Jantungnya berdebar kencang. Ia melihat sekeliling — tidak ada siapa-siapa. Baby Ais sedang bermain di kamar.
Saat Umi datang dan bertanya, "Siapa yang memecahkan gelas?", sebuah pikiran melintas cepat di kepala Baby Mo: "Bilang saja Baby Ais…"
Mulutnya hampir berkata begitu. Tapi dadanya terasa berat, seperti ada batu kecil yang mengganjal. Ia teringat kata Umi, bahwa berbohong membuat hati jadi gelap.
Baby Mo menarik napas panjang. Lalu, dengan suara kecil tapi jujur, ia berkata, "Aku, Umi. Aku yang tidak sengaja memecahkannya. Maaf."
Sesuatu yang ajaib terjadi. Batu kecil di dadanya hilang. Hatinya terasa ringan, seperti dibersihkan.
Umi berlutut dan memeluknya. "Terima kasih sudah jujur, sayang. Gelas yang pecah bisa diganti. Tapi kejujuranmu jauh lebih berharga daripada seribu gelas."
"Umi nggak marah?"
"Sedikit pun tidak. Justru Umi bangga. Karena berani jujur itu lebih sulit daripada berbohong — dan kamu memilih yang sulit tapi benar." Umi tersenyum. "Lihat, kan? Jujur membuat hati lega dan bersih. Dan setiap kali kamu jujur, orang makin percaya padamu."
Mereka membereskan pecahan gelas bersama-sama. Anehnya, Baby Mo merasa lebih bahagia setelah mengakui kesalahannya daripada kalau ia menyembunyikannya.
Sejak hari itu, kalau Baby Mo berbuat salah, ia langsung mengakuinya. Karena ia sudah tahu rahasianya: kejujuran selalu menuntun pada kebaikan, dan hati yang jujur terasa ringan.
Hendaklah kalian jujur, karena kejujuran menuntun kepada kebaikan.
Sekarang, ceritakan pada si kecil: kalau berbuat salah, berani jujur itu hebat. Peluk dan puji setiap kali ia jujur — bukan dimarahi. 💙
Terkait cerita ini
Parenting
Anak Mulai Berbohong
Baca ceritanya →
Catatan lain
Apa Itu Al-Qur'an?
Baby Mo melihat Abi memegang sebuah kitab dengan begitu hati-hati. "Umi, buku apa itu? Kenapa istimewa sekali?"
Baby Mo (2)Kenapa Kita Berpuasa?
Baby Mo ingin ikut puasa seperti Abi. "Tapi kenapa sih kita menahan lapar?" Sebuah puasa setengah hari mengajarkannya jawabannya.