Kisah 25 Nabi
Dari Nabi Adam yang diciptakan dari tanah, sampai Nabi Muhammad ﷺ yang menyatukan jazirah Arab dalam 23 tahun. Setiap kisah ditulis singkat namun bermakna — dengan tiga pelajaran utama yang bisa diajarkan ke anak hari ini.
Nabi Adam
Manusia pertama
Diciptakan dari tanah, dimuliakan dengan ilmu, lalu diturunkan ke bumi setelah diuji.
Baca kisah →
Nabi Idris
Setelah Nabi Adam
Nabi yang pertama belajar menulis dan diangkat Allah ke langit tinggi.
Baca kisah →
Nabi Nuh
Setelah generasi Adam-Idris menyimpang dari tauhid
Berdakwah 950 tahun dengan sabar — lalu membangun kapal besar atas perintah Allah.
Baca kisah →
Nabi Hud
Untuk kaum 'Ad — bangsa berfisik raksasa di selatan Arab
Memperingatkan kaum kuat dan tinggi dari kesombongan — diabaikan, lalu mereka dibinasakan angin.
Baca kisah →
Nabi Salih
Untuk kaum Tsamud — keturunan kaum 'Ad
Memohon satu mukjizat: unta dari batu. Kaumnya membunuhnya — dan binasa.
Baca kisah →
Nabi Ibrahim
Bapak para nabi — leluhur Ismail dan Ishaq
Mempertanyakan berhala ayahnya, dilemparkan ke api, lalu mendirikan Ka'bah bersama Ismail.
Baca kisah →
Nabi Lut
Keponakan Nabi Ibrahim — diutus ke negeri Sodom
Memperingatkan kaumnya dari perbuatan keji — mereka menolak, dan negeri itu dibalik.
Baca kisah →
Nabi Ismail
Anak sulung Nabi Ibrahim — leluhur bangsa Arab dan Nabi Muhammad ﷺ
Berusia muda saat ditinggal di lembah Mekkah — lalu menjadi sumber zam-zam dan kota suci.
Baca kisah →
Nabi Ishaq
Anak Nabi Ibrahim dari Sarah — leluhur Bani Israil
Lahir dari ibu yang sudah lanjut usia — bukti Allah Mahakuasa atas yang mustahil.
Baca kisah →
Nabi Ya'qub
Anak Ishaq — ayah Yusuf dan 11 saudaranya
Buta karena menangis terlalu lama merindukan Yusuf — penglihatannya dipulihkan saat baju Yusuf diusapkan ke wajahnya.
Baca kisah →
Nabi Yusuf
Anak ke-11 Ya'qub — kisahnya menjadi satu surah utuh
Dibuang ke sumur, dijual sebagai budak, dipenjara — lalu menjadi raja Mesir dan menyelamatkan keluarganya.
Baca kisah →
Nabi Ayyub
Hidup di tanah Uz, sekitar zaman Bani Israil awal
Diuji dengan kehilangan harta, anak, dan kesehatan — tetap bersyukur sampai dipulihkan.
Baca kisah →
Nabi Syu'aib
Diutus ke kaum Madyan — kota dagang yang penuh kecurangan
Mengajak kaumnya berdagang jujur — diabaikan, mereka dibinasakan gempa.
Baca kisah →
Nabi Musa
Mesir kuno, zaman Fir'aun
Bayi yang dihanyutkan, dibesarkan di istana musuhnya, lalu memimpin Bani Israil keluar dari Mesir.
Baca kisah →
Nabi Harun
Kakak Nabi Musa — partner dakwah
Menemani Musa menghadapi Fir'aun, dan menjaga Bani Israil saat Musa pergi ke Sinai.
Baca kisah →
Nabi Dzulkifli
Setelah masa Nabi Ayyub
Memilih dirinya sendiri untuk tugas berat — tiga janji: puasa, qiyam, dan tidak marah saat memerintah.
Baca kisah →
Nabi Daud
Raja Bani Israil — penerima kitab Zabur
Mengalahkan raksasa Jalut dengan ketapel, lalu menjadi raja yang adil dan suaranya bisa menenangkan gunung.
Baca kisah →
Nabi Sulaiman
Anak Nabi Daud — kerajaan yang belum pernah ada sebelumnya
Diberi kekuasaan atas jin, hewan, dan angin — tetap menyebut dirinya 'hamba yang banyak kembali kepada Allah.'
Baca kisah →
Nabi Ilyas
Bani Israil setelah masa Sulaiman — saat mereka menyembah berhala Ba'al
Berseru pada kaumnya yang menyembah berhala bernama Ba'al — diabaikan, lalu Allah uji mereka dengan kemarau.
Baca kisah →
Nabi Ilyasa'
Penerus dakwah Nabi Ilyas
Murid setia Ilyas yang melanjutkan dakwah setelah gurunya wafat.
Baca kisah →
Nabi Yunus
Diutus ke Niniwe — kota besar di Asyur
Marah meninggalkan kaumnya — ditelan ikan besar — berdoa di dalam perut ikan dan diselamatkan.
Baca kisah →
Nabi Zakariya
Penjaga Maryam di Baitul Maqdis — ayah Nabi Yahya
Berdoa minta anak di usia sangat tua — dijawab dengan Nabi Yahya.
Baca kisah →
Nabi Yahya
Anak Zakariya — sepupu Nabi Isa
Lahir saat ibu mandul dan ayah tua — menjadi pemuda saleh yang tidak pernah berbuat dosa.
Baca kisah →
Nabi Isa
Lahir dari perawan suci Maryam — diutus ke Bani Israil
Lahir tanpa ayah, bicara di buaian, melakukan banyak mukjizat — diangkat hidup-hidup oleh Allah ke langit.
Baca kisah →
Nabi Muhammad ﷺ
Nabi terakhir — diutus untuk seluruh manusia sampai akhir zaman
Yatim sejak kecil, dipercaya dengan gelar 'Al-Amin,' menerima wahyu pertama di Gua Hira, dan menyatukan jazirah Arab dalam 23 tahun.
Baca kisah →