Lewati ke konten
Baby Mo

Draf cerita untuk buku Baby Mo

Baby Ais (2)Cerita Anak3 Juli 2026·3 menit baca

Kupu-Kupu di Tangan Baby Ais

Baby Mo

Baby Ais berhasil menangkap kupu-kupu kuning. Ia menggenggamnya erat-erat — terlalu erat.

Kupu-kupu kuning itu hinggap sebentar di bunga. Baby Ais mengendap-endap, lalu — tertangkap!

"Aku dapat! Aku mau pelihara dia di kamar," kata Baby Ais, menggenggam kupu-kupu itu erat-erat di kedua tangan.

Sayap kupu-kupu itu bergerak-gerak, mencoba lepas. Baby Ais menggenggam lebih erat lagi, takut kupu-kupunya kabur.

Baby Mo yang melihat dari dekat berbisik, "Ais, lihat — sayapnya kayak mau patah."

Baby Ais melonggarkan genggamannya sedikit. Sayap kupu-kupu itu kelihatan kusut di antara jarinya.

Ia membuka telapak tangannya pelan-pelan. Kupu-kupu itu diam sebentar di telapaknya, lalu terbang — pelan, lalu tinggi, menjauh ke arah bunga-bunga lain.

Baby Ais memandanginya terbang. "Dia lebih suka terbang ya, daripada digenggam terus."

Baby Mo mengangguk. "Mungkin kalau sayang sama sesuatu, kita pegangnya pelan-pelan aja."

Sesungguhnya kelembutan tidaklah ada pada sesuatu, kecuali akan menghiasinya.

Sekarang, kalau si kecil menangkap serangga atau hewan kecil, ajak ia memegangnya dengan tangan terbuka dan pelan — lalu lepaskan bersama. 🦋

Tema:AkhlakKasih Sayang

Terkait cerita ini

Hadis

Kelembutan menghiasi segalanya

Baca ceritanya


Catatan lain