Draf cerita untuk buku Baby Mo
Kenapa Harus Berbagi?

Baby Mo punya dua biskuit dan tidak mau berbagi. Tapi sebuah percobaan kecil mengajarkannya rahasia: kebahagiaan yang dibagi malah bertambah.
Baby Mo memegang dua biskuit cokelat erat-erat di dadanya. Baby Ais memandanginya dengan mata besar penuh harap.
"Ini punyaku," kata Baby Mo cepat. "Semua."
Umi tidak memarahinya. Ia justru duduk dan berkata, "Baby Mo, Umi punya percobaan seru. Mau coba?"
Baby Mo penasaran. "Percobaan apa?"
"Coba makan satu biskuit sendirian, di pojok sana. Lalu rasakan: seberapa senang?"
Baby Mo pergi ke pojok dan memakan satu biskuit. Enak⦠tapi sepi. Baby Ais hanya memandang dari jauh. Entah kenapa, biskuitnya terasa kurang manis.
"Sekarang," kata Umi lembut, "yang satu lagi, coba bagi dua dengan Baby Ais. Lalu rasakan lagi."
Baby Mo ragu sebentar. Lalu ia mematahkan biskuit terakhirnya β krak! β dan memberikan separuhnya kepada Baby Ais.
Wajah Baby Ais langsung berseri. "Tewima katih, Kakak!" serunya, lalu memeluk Baby Mo. Mereka mengunyah bersama, saling pandang, dan tertawa.
Dan⦠ajaib. Setengah biskuit yang ini terasa jauh lebih nikmat daripada satu biskuit utuh tadi.
Baby Mo terdiam, lalu berkata pelan, "Umi⦠kok yang dibagi malah terasa lebih enak?"
Umi tersenyum. "Itulah rahasianya, sayang. Saat kita berbagi, kita tidak kehilangan kebahagiaan β kebahagiaannya malah jadi dua. Dan Allah sayang pada orang yang suka berbagi. Memberi tidak pernah membuat kita berkurang."
Sejak hari itu, kalau Baby Mo punya sesuatu yang enak, matanya langsung mencari Baby Ais. Karena ia sudah tahu rahasianya: berbagi membuat segala sesuatu terasa lebih manis.
"Setiap kebaikan adalah sedekah." (HR. Bukhari 6021, Muslim 1005)
Sekarang, coba percobaan berbagi bareng si kecil: satu camilan dibagi berdua. Tanyakan, "Lebih enak yang mana?" πͺπ

Masya Allah, ceritanya selesai! β
Hebat! Sekarang coba ceritakan lagi ke Umi atau Abi dengan kata-katamu sendiri.
π Cerita berikutnya: Ke Mana Kita Saat Tidur? βUntuk Ayah & BundaSumber, derajat, peninjau, dan tips
Terkait cerita ini
Parenting
Anak Tidak Mau Berbagi
Baca ceritanya β