Di depan cermin, berdua

Si kembar menatap cermin dan tertawa. Umi pakai momen itu untuk doa yang indah.
Baby Mo dan Baby Ais berdiri depan cermin, saling tunjuk bayangan, tertawa. Mereka belum benar-benar paham itu diri mereka sendiri. Umi duduk di belakang dan ikut masuk ke pantulan.
Umi bisikkan doa bercermin: "Ya Allah, Engkau telah memperbaiki bentukku, maka perbaikilah akhlakku." Lalu Umi bilang ke mereka: "Lihat, Allah yang bikin Mo dan Ais sebagus ini. Sekarang kita minta hati yang bagus juga."
Cermin mengajari anak melihat luar; doa ini mengajari mereka peduli pada dalam. Umi mau mereka tumbuh tahu bahwa wajah itu pemberian, tapi akhlak itu pilihan — dan yang kedua jauh lebih penting.
Ya Allah, sebagaimana Engkau perindah rupaku, perindahlah akhlakku.
Mereka cuma ketawa lihat bayangan. Tapi Umi menanam satu kalimat: cantik dan ganteng itu dari Allah; baik hati itu yang kita usahakan.
Terkait cerita ini
Doa
Doa Bercermin
Baca ceritanya →
Catatan lain
Bulan yang Mengikuti Baby Mo
Sepanjang perjalanan pulang, bulan terus mengikuti mobil. Apakah bulan benar-benar teman Baby Mo? Dan kenapa kita harus tidur, sih?
Baby Mo (2)Bismillah Dulu
Baby Mo selalu terburu-buru. Sampai ia menemukan satu kata kecil yang membuat semuanya terasa lebih berkah.