Ke masjid untuk pertama kali

Abi membawa Baby Mo ke masjid. Bukan untuk khusyuk — untuk jatuh cinta pada tempatnya.
Abi bawa Baby Mo ke masjid pertama kalinya. Abi tidak berharap dia diam dan khusyuk — itu mustahil untuk anak dua tahun. Abi cuma mau dia mengenal: ini rumah Allah, dan kamu disambut di sini.
Kami ucap doa masuk masjid di pintu. Di dalam, Baby Mo memandang lampu, karpet, langit-langit tinggi, takjub. Beberapa kali dia bersuara, dan Abi cuma tersenyum minta maaf ke jamaah sekitar. Tidak apa. Dia harus merasa diterima dulu, sebelum diminta tenang.
Anak yang masa kecilnya dimarahi di masjid akan tumbuh menjauh dari masjid. Anak yang disambut hangat akan tumbuh merasa masjid itu rumah. Abi memilih menanam cinta dulu; adab akan menyusul seiring usia.
Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.
Di perjalanan pulang Baby Mo masih menunjuk-nunjuk ke arah masjid. Abi berdoa dalam hati: semoga kamu selalu rindu pulang ke sana, Nak.
Terkait cerita ini
Doa
Doa Masuk Masjid
Baca ceritanya →
Catatan lain
Bulan yang Mengikuti Baby Mo
Sepanjang perjalanan pulang, bulan terus mengikuti mobil. Apakah bulan benar-benar teman Baby Mo? Dan kenapa kita harus tidur, sih?
Baby Mo (2)Bismillah Dulu
Baby Mo selalu terburu-buru. Sampai ia menemukan satu kata kecil yang membuat semuanya terasa lebih berkah.