Hadith Pilihan untuk Orang Tua Muslim
Hadith pilihan yang relevan untuk parenting islami — dengan teks Arab, terjemahan, perawi, dan tingkat keshahihan. Setiap hadith disertai catatan singkat penerapan dalam mendidik anak.
Jelajahi per tema →أَكْرِمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَحْسِنُوا أَدَبَهُمْ
Muliakan dan didik anak-anakmu
Muliakanlah anak-anak kalian dan perbaikilah adab mereka.
مَنْ لَا يَرْحَمْ لَا يُرْحَمْ
Yang tidak menyayangi tidak akan disayangi
Barangsiapa yang tidak menyayangi (sesama), maka ia tidak akan disayangi (oleh Allah).
مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ
Ajarkan sholat di usia tujuh tahun
Perintahkan anak-anak kalian untuk sholat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka (dengan lembut) jika belum sholat di usia sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.
إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Tiga amal yang tidak terputus
Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.
اتَّقُوا اللَّهَ وَاعْدِلُوا بَيْنَ أَوْلَادِكُمْ
Berlaku adil di antara anak-anak
Bertakwalah kepada Allah dan berlaku adillah di antara anak-anak kalian.
إِنَّ الرِّفْقَ لَا يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ
Kelembutan menghiasi segalanya
Sesungguhnya kelembutan tidaklah ada pada sesuatu, kecuali akan menghiasinya. Dan tidaklah kelembutan itu dicabut dari sesuatu, kecuali akan memburukkannya.
لَا تَدْعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ، وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَوْلَادِكُمْ
Jangan mendoakan keburukan untuk anak
Janganlah kalian mendoakan keburukan untuk diri kalian sendiri, jangan mendoakan keburukan untuk anak-anak kalian, dan jangan mendoakan keburukan untuk harta kalian.
مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدًا مِنْ نَحْلٍ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ
Hadiah terbaik adalah adab
Tidak ada pemberian seorang ayah kepada anaknya yang lebih utama dari pada (mengajarkan) adab yang baik.
مَنْ كَانَ لَهُ صَبِيٌّ فَلْيَتَصَابَّ لَهُ
Bermainlah seperti anak-anak bersama anakmu
Barangsiapa yang memiliki anak kecil, hendaklah ia bermain seperti anak kecil bersamanya.
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Setiap orang tua adalah penggembala
Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan diminta pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.
مَنْ لَا يَرْحَمِ النَّاسَ لَا يَرْحَمْهُ اللَّهُ
Yang tidak menyayangi manusia tidak disayangi Allah
Barangsiapa yang tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak akan menyayanginya.
مَنْ عَالَ ثَلَاثَ بَنَاتٍ فَأَدَّبَهُنَّ، وَزَوَّجَهُنَّ، وَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ، فَلَهُ الْجَنَّةُ
Mendidik anak perempuan dengan baik membuka surga
Barangsiapa yang memelihara tiga anak perempuan, kemudian mendidik mereka, menikahkan mereka, dan berbuat baik kepada mereka, maka baginya surga.
كَانَ يُصَلِّي وَهُوَ حَامِلٌ أُمَامَةَ، فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَهَا، وَإِذَا قَامَ حَمَلَهَا
Rasulullah ﷺ sholat sambil menggendong Umamah
Beliau sholat sambil menggendong (cucunya) Umamah. Saat sujud, beliau letakkan; saat berdiri, beliau gendong kembali.
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Silaturahmi melapangkan rezeki dan memanjangkan umur
Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi.
أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا
Aku dan orang yang menyantuni anak yatim di surga seperti ini
Aku dan orang yang menyantuni anak yatim di surga seperti ini — (beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, lalu merenggangkannya sedikit).
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
Doa orang tua untuk anak adalah doa yang mustajab
Tiga doa yang tidak diragukan keterkabulannya: doa orang yang dianiaya, doa orang yang sedang bepergian, dan doa orang tua untuk anaknya.
دِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي رَقَبَةٍ، وَدِينَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِينٍ، وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ، أَعْظَمُهَا أَجْرًا الَّذِي أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ
Nafkah untuk keluarga adalah sedekah terbesar
Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin, dan satu dinar yang kamu nafkahkan untuk keluargamu — yang paling besar pahalanya adalah yang kamu nafkahkan untuk keluargamu.
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أَبُوكَ
Ibu, ibu, ibu — kemudian ayah
Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ dan bertanya: 'Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya lagi: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ayahmu.'
مَا زَالَ جِبْرِيلُ يُوصِينِي بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ
Jibril selalu mewasiatkan kebaikan kepada tetangga
Jibril senantiasa berwasiat kepadaku tentang tetangga, sampai aku mengira bahwa dia akan mewariskannya (sebagian harta).
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي
Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya
Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian kepada keluargaku.