Setelah Nabi Sulaiman wafat, Bani Israil mulai menyimpang. Sebagian kelompok mulai menyembah berhala bernama Ba'al — patung dari emas yang besar. Allah mengutus Nabi Ilyas untuk mengembalikan mereka.
Ilyas berkata: "Apakah kamu tidak bertakwa? Apakah kamu menyembah Ba'al dan meninggalkan sebaik-baik Pencipta — Allah, Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang dahulu?" (QS. As-Saffat: 124–126)
Mereka menolak. Bahkan mengusir Ilyas. Allah pun mengirim ujian: kemarau panjang selama 3,5 tahun. Tanaman mati, ternak mati, sumur kering.
Setelah penderitaan yang panjang, sebagian kaum Ilyas akhirnya kembali kepada Allah. Mereka mencari Ilyas untuk minta doa. Ilyas berdoa, dan Allah menurunkan hujan deras.
Sebagian besar masih tetap menyembah Ba'al. Allah memuji Ilyas dalam Al-Qur'an dan menyebutnya termasuk orang-orang saleh.
Untuk anak: terkadang Allah memberi kesusahan supaya kita kembali mengingat-Nya. Hujan yang lama tidak datang, makanan yang berkurang — itu juga cara Allah memanggil.