Lewati ke konten
Baby Mo
Nabi ke- 22 dari 25Penjaga Maryam di Baitul Maqdis — ayah Nabi Yahya

Nabi Zakariya

زَكَرِيَّا

Berdoa minta anak di usia sangat tua — dijawab dengan Nabi Yahya.

Nabi Zakariya adalah seorang nabi tua dan miskin dari Bani Israil. Dia bekerja sebagai tukang kayu untuk menafkahi keluarganya. Tugas khusus yang Allah berikan: menjaga Maryam (yang nanti akan menjadi ibu Nabi Isa), keponakannya, yang dipersembahkan ke Baitul Maqdis sejak kecil.

Setiap kali Zakariya datang menjaga Maryam di mihrabnya, dia melihat ada makanan dan buah-buahan yang tidak musim. Dia bertanya: "Maryam, dari mana ini?" Maryam menjawab: "Dari Allah. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa batas."

Melihat itu, hati Zakariya tergerak. Dia sendiri sudah tua sekali, dan istrinya mandul sejak muda. Tidak punya anak. Tapi melihat keajaiban di mihrab Maryam, dia jadi yakin: kalau Allah bisa beri makanan di luar musim, Allah juga bisa beri anak.

Zakariya berdoa diam-diam: "Ya Tuhanku, jangan biarkan aku sendiri (tanpa keturunan). Engkau adalah ahli waris yang terbaik." (QS. Al-Anbiya: 89)

Allah mengabulkan. Malaikat datang membawa kabar: "Zakariya, Allah memberi kabar gembira: anakmu Yahya akan lahir." Zakariya kaget: "Bagaimana? Istriku mandul, dan aku sudah sangat tua." Malaikat menjawab: "Tuhanmu berfirman: 'Itu mudah bagi-Ku.'"

Lahirlah Yahya, yang juga menjadi nabi.

Untuk anak: doa untuk hal yang terlihat mustahil tetap mustajab — Allah suka hamba yang masih berharap saat orang lain sudah putus asa.

Tiga Pelajaran Utama

  1. 1

    Tidak ada doa yang terlalu besar atau terlambat untuk Allah.

  2. 2

    Melihat keajaiban Allah pada orang lain bisa membangkitkan harapan untuk diri sendiri.

  3. 3

    Cari nafkah dengan tangan sendiri — Zakariya nabi yang bekerja sebagai tukang kayu.

Yang terkait