Setelah masa Nabi Nuh, lahirlah bangsa 'Ad — kaum yang Allah karuniai badan besar, kekuatan, dan kemakmuran. Mereka membangun istana-istana tinggi dan gedung-gedung megah, hingga sombong dengan kekuatannya.
Allah mengutus Nabi Hud kepada mereka. Beliau berkata: "Wahai kaumku, sembahlah Allah. Tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa?" Tapi kaum 'Ad menjawab dengan ejekan: "Apakah kamu datang untuk mengajak kami menyembah Allah saja, dan meninggalkan apa yang nenek moyang kami sembah?"
Mereka berkata: "Siapa yang lebih kuat dari kami?" Mereka lupa: yang menciptakan mereka kuat adalah Allah.
Allah memperingatkan mereka berkali-kali lewat Nabi Hud. Mereka tetap sombong. Akhirnya Allah kirim angin dingin yang sangat kencang — selama 7 malam 8 hari tanpa henti. Angin itu mencabut mereka seperti pohon-pohon yang tumbang. Yang selamat hanyalah Nabi Hud dan pengikutnya.
Untuk anak: badan kuat, kepintaran, kekayaan — semua itu pinjaman dari Allah. Kalau kita lupa siapa yang memberi, kita kehilangan keduanya.