Sarah, istri Nabi Ibrahim, sudah lanjut usia — sekitar 90 tahun — dan tidak pernah punya anak. Suatu hari malaikat-malaikat datang sebagai tamu ke rumah Ibrahim, dan menyampaikan kabar: "Sarah akan punya anak laki-laki, Ishaq, dan dari Ishaq akan lahir Ya'qub."
Sarah tertawa kaget: "Aku perempuan tua dan suamiku juga tua. Bagaimana mungkin?" Malaikat menjawab: "Apakah engkau heran terhadap urusan Allah? Itu rahmat Allah dan berkah-Nya."
Beberapa waktu kemudian, Sarah hamil. Lahirlah Nabi Ishaq, anak yang dijanjikan. Allah memberkati Ishaq dan keturunannya. Ishaq menjadi nabi di Palestina, hidup berdampingan dengan saudara tirinya Ismail yang ada di Mekkah.
Dari Ishaq lahir Nabi Ya'qub, yang juga disebut Israil. Dari Ya'qub lahir 12 anak, yang keturunannya disebut Bani Israil. Dari Bani Israil lahir banyak nabi: Musa, Daud, Sulaiman, Zakariya, Yahya, sampai Nabi Isa.
Untuk anak: tidak ada yang mustahil bagi Allah. Anak yang lama dinanti, rezeki yang terasa tertutup, jalan keluar yang sudah putus harapan — semuanya bisa Allah buka kapan saja.