Kaum Tsamud adalah keturunan kaum 'Ad yang selamat. Mereka tinggal di lembah berbatu dan ahli memahat rumah di dalam batu cadas. Allah memberi mereka kekuatan, tapi mereka pun mulai menyembah berhala.
Allah mengutus Nabi Salih, salah seorang di antara mereka sendiri. Beliau mengajak mereka kembali kepada tauhid. Mereka berkata: "Beri kami bukti. Keluarkan seekor unta hidup-hidup dari batu cadas itu!"
Nabi Salih berdoa kepada Allah, dan keluarlah seekor unta betina yang besar dari batu. Allah berfirman: "Unta ini tanda. Biarkan dia minum dari sumur sehari, kalian sehari. Jangan ganggu, atau azab akan datang."
Sebagian beriman. Tapi sembilan orang jahat dari kaum Tsamud berencana membunuh unta itu. Mereka berhasil. Lalu mereka mendekati Nabi Salih untuk membunuhnya juga, tapi Allah melindungi sang Nabi.
Setelah tiga hari, Allah kirim suara petir yang dahsyat — semua kaum Tsamud yang ingkar mati seketika. Yang selamat hanyalah Nabi Salih dan pengikutnya.
Untuk anak: kadang Allah memberi tanda yang sangat jelas. Yang ingkar bukan karena tidak tahu — tapi karena tidak mau.