Lewati ke konten
Baby Mo
Nabi ke- 11 dari 25Anak ke-11 Ya'qub — kisahnya menjadi satu surah utuh

Nabi Yusuf

يُوسُف

Dibuang ke sumur, dijual sebagai budak, dipenjara — lalu menjadi raja Mesir dan menyelamatkan keluarganya.

Sebagai anak kecil, Yusuf bermimpi melihat 11 bintang, matahari, dan bulan sujud kepadanya. Ayahnya, Nabi Ya'qub, berpesan agar Yusuf tidak menceritakan mimpinya kepada saudara-saudaranya — karena dia tahu mereka akan iri.

Tapi 10 saudara Yusuf sudah iri. Mereka membawa Yusuf jauh dari rumah dan melemparkannya ke sumur. Lalu menjual bajunya dengan darah palsu kepada ayah mereka. Yusuf diambil pedagang yang lewat dan dijual sebagai budak di Mesir.

Di Mesir, Yusuf dibeli oleh seorang menteri. Istri sang menteri mencoba menggoda Yusuf, tapi Yusuf menolak. Karena difitnah, dia dipenjara — meski tidak bersalah.

Di penjara, Yusuf menafsirkan mimpi dua tahanan dengan benar. Beberapa tahun kemudian, raja Mesir bermimpi yang aneh, dan Yusuf-lah yang bisa menafsirkannya: akan datang 7 tahun panen baik diikuti 7 tahun kelaparan. Yusuf menyarankan menyimpan hasil panen 7 tahun pertama.

Raja terkesan. Yusuf diangkat menjadi bendahara negara. Saat kelaparan tiba, banyak orang dari berbagai negeri datang ke Mesir mencari makanan — termasuk saudara-saudara Yusuf yang dulu membuangnya.

Yusuf mengenali mereka, tapi mereka tidak mengenalinya. Setelah beberapa kali bertemu, Yusuf mengaku: "Aku Yusuf, dan ini saudaraku." Saudara-saudaranya malu dan menyesal. Yusuf berkata: "Tidak ada celaan atas kalian hari ini. Semoga Allah mengampuni kalian."

Mimpi masa kecilnya terbukti: ayah, ibu tiri, dan 11 saudaranya sujud hormat — bukan menyembah Yusuf, tapi mensyukuri pertemuan.

Tiga Pelajaran Utama

  1. 1

    Jangan pamerkan kelebihan ke orang yang bisa iri — termasuk saudara sendiri.

  2. 2

    Difitnah dan dipenjara tanpa salah bukan akhir. Allah punya rencana yang lebih besar.

  3. 3

    Memaafkan orang yang pernah menyakiti kita adalah puncak kemuliaan.