Lewati ke konten
Baby Mo
kalender-islam · hijriah · edukasi-anak · panduan

Mengenal 12 Bulan Hijriah & Artinya untuk Anak (Plus 4 Bulan Haram)

Ditulis oleh Tim Baby Mo5 menit baca

Kalender Islam (Hijriah) mengikuti peredaran bulan (qamariah), sehingga satu tahunnya sekitar 354 hari — sebelas hari lebih pendek dari kalender Masehi. Itulah sebabnya Ramadan dan Idul Fitri "bergeser" maju setiap tahun. Allah berfirman bahwa jumlah bulan ada dua belas, dan empat di antaranya adalah bulan haram (yang dimuliakan). — QS. At-Taubah: 36.

Setiap nama bulan punya arti yang indah dan sering terkait cuaca atau kebiasaan bangsa Arab dahulu. Mengenalkannya membantu anak merasa terhubung dengan waktu secara islami — bukan sekadar menghafal nama.

12 Bulan Hijriah & maknanya

  1. Muharram 🌙 — artinya "yang diharamkan/dimuliakan". Bulan haram pembuka tahun: tahun baru Islam & puasa Asyura.
  2. Safar — artinya "kosong". Bukan bulan sial — momen mengajarkan tawakal.
  3. Rabiul Awal — "musim semi pertama". Bulan kelahiran Rasulullah ﷺ.
  4. Rabiul Akhir — "musim semi kedua". Bulan tenang untuk menjaga kebiasaan baik (istiqamah).
  5. Jumadil Awal — "musim beku pertama". Belajar berani membela kebaikan.
  6. Jumadil Akhir — "musim beku kedua". Mengenang Abu Bakar Ash-Shiddiq, sahabat setia.
  7. Rajab 🌙 — "mengagungkan". Bulan haram; peristiwa Isra Mi'raj.
  8. Sya'ban — "berpencar". Persiapan menuju Ramadan; ada juga Nisfu Sya'ban.
  9. Ramadan — "membakar (dosa)". Bulan puasa & Lailatul Qadar.
  10. Syawal — "mengangkat/meninggi". Idul Fitri & puasa enam hari Syawal.
  11. Dzulqadah 🌙 — "pemilik istirahat" (berhenti dari perang). Bulan haram, cinta damai.
  12. Dzulhijjah 🌙 — "pemilik haji". Bulan haram; 10 hari pertama, haji & Idul Adha.

Empat bulan haram

Empat bulan yang dimuliakan adalah Dzulqadah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab (tiga berurutan, satu terpisah). Pada bulan-bulan ini umat Islam dianjurkan memperbanyak kebaikan dan lebih menjauhi kezaliman, karena dosa pun lebih berat nilainya.

Setiap bulan ada hikmahnya

Tidak semua bulan punya hari raya — dan itu disengaja. Bulan-bulan "tenang" seperti Rabiul Akhir, Jumadil Awal, dan Jumadil Akhir mengajarkan anak bahwa kebaikan tidak menunggu momen besar. Justru di sanalah kita melatih amal harian yang kecil tapi rutin.

Cara memakai kalender ini bersama anak

Lihat kalender lengkap dengan tanggalnya di Kalender Islam, dan kalender puasa sunnah sepanjang tahun.