Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah. Sejak zaman dahulu, sebagian orang menganggap Safar sebagai bulan sial — penuh musibah. Islam dengan tegas menolak kepercayaan ini.
Tidak ada hari atau bulan yang membawa sial
Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak ada penularan (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah (anggapan sial), tidak ada hammah, dan tidak ada (kesialan) bulan Safar." (HR. Bukhari & Muslim.)
Artinya, tidak ada waktu yang dengan sendirinya membawa keberuntungan atau keburukan. Semua kebaikan dan ketetapan datang dari Allah.
Menjelaskan pada anak
- Allah pengatur segala sesuatu. Katakan: "Tidak ada hari sial. Yang menjaga kita adalah Allah, kapan pun."
- Ganti rasa takut dengan doa. Saat anak cemas, ajak baca doa pagi & petang dan doa perlindungan.
- Tanam tawakal. Berusaha sebaik mungkin, lalu serahkan hasilnya pada Allah — itulah inti tawakal.
Tetap penuh kebaikan
Safar adalah bulan biasa yang bisa diisi amal baik seperti bulan lain: sholat, sedekah, berbuat baik pada keluarga. Justru di bulan ini kita ajarkan anak bahwa keberkahan datang dari ketaatan, bukan dari tanggal di kalender.
Lihat momen lain di Kalender Islam.