Lewati ke konten
Baby Mo
isra-miraj · rajab · sholat · kisah-nabi

Isra Mi'raj untuk Anak: Kisah Perjalanan Malam dan Asal-Usul Sholat 5 Waktu

Ditulis oleh Tim Baby Mo8 menit baca

Isra Mi'raj adalah dua peristiwa luar biasa yang terjadi dalam satu malam, sekitar setahun sebelum hijrah Rasulullah ﷺ ke Madinah. Diperingati pada 27 Rajab. Ini salah satu kisah paling menakjubkan untuk diceritakan kepada anak — penuh mukjizat, dan berakhir dengan hadiah terbesar: sholat.

Dua bagian perjalanan

Isra — perjalanan mendatar

Pada suatu malam, Rasulullah ﷺ diberangkatkan oleh Allah dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis (Yerusalem), dengan kendaraan istimewa bernama Buraq — secepat kilat. Di sana beliau mengimami para nabi terdahulu dalam sholat.

Mi'raj — perjalanan naik

Dari Baitul Maqdis, Rasulullah ﷺ dinaikkan ke langit, melewati langit demi langit, bertemu para nabi: Adam, Isa, Yahya, Yusuf, Idris, Harun, Musa, hingga Ibrahim. Beliau sampai ke Sidratul Muntaha — batas yang tidak pernah dicapai makhluk mana pun.

Hadiah terbesar: perintah sholat

Di puncak perjalanan, Allah memberikan perintah sholat — mulanya 50 kali sehari. Saat turun, Nabi Musa menyarankan Rasulullah ﷺ kembali memohon keringanan kepada Allah. Beliau bolak-balik memohon, hingga akhirnya menjadi 5 kali sehari — tetapi pahalanya senilai 50. Inilah asal-usul sholat lima waktu yang kita kerjakan hari ini.

Pelajaran besar untuk anak: sholat adalah hadiah, bukan beban. Hadiah ini begitu istimewa sampai-sampai perintahnya diberikan langsung di langit, bukan melalui perantara seperti perintah lain.

Cara menceritakan kepada anak

Penutup

Isra Mi'raj mengubah cara kita memandang sholat. Lima kali sehari kita berdiri menghadap Allah — itu bukan rutinitas kosong, tapi hadiah yang Rasulullah ﷺ bawa langsung dari perjalanan paling mulia dalam sejarah. Ceritakan ini ke anak, dan sholat lima waktu akan terasa berbeda di hati mereka.