Malam Nisfu Sya'ban (pertengahan bulan Sya'ban, malam ke-15) sering diperingati di Indonesia. Agar anak tumbuh dengan pemahaman yang lurus, penting menyampaikannya secara seimbang dan jujur tentang dalilnya.
Bagaimana status riwayatnya?
Keutamaan malam Nisfu Sya'ban disebut dalam sejumlah riwayat, namun sebagian besar dinilai lemah atau diperdebatkan para ahli hadith; sebagian ulama menerimanya karena saling menguatkan. Yang disepakati: tidak ada tuntunan ibadah khusus (seperti sholat atau bacaan tertentu dengan jumlah tertentu) yang shahih untuk malam itu.
Sikap yang seimbang
- Boleh memperbanyak amal umum yang memang disyariatkan kapan saja: doa, istighfar, sholat sunnah, dan sedekah.
- Hindari ritual khusus yang tidak ada dasarnya — jumlah rakaat tertentu, bacaan tertentu, atau keyakinan tertentu yang dikaitkan khusus dengan malam ini.
- Manfaatkan Sya'ban sesuai sunnah yang jelas: memperbanyak puasa sunnah sebagai persiapan menuju Ramadan.
Untuk anak
Cukup ajarkan inti yang lurus: memperbanyak kebaikan itu baik di bulan apa pun, dan kita mengikuti contoh yang jelas dari Rasulullah ﷺ. Ini menanamkan kebiasaan beramal sekaligus berpegang pada dalil.
Lihat kalender puasa sunnah dan Sayyidul Istighfar.