Lewati ke konten
Baby Mo
Asyura · Puasa · Muharram · Ibadah musiman

Puasa Asyura untuk Anak: Sejarah, Hukum, dan Cara Mengajarkannya

Ditulis oleh Tim Baby Mo7 menit baca

Tahun ini, hari Asyura jatuh pada sekitar tanggal 25 Juni 2026 (tepatnya 10 Muharram 1448 H). Ini adalah salah satu puasa sunnah paling istimewa dalam Islam — dianjurkan kuat, mengampuni dosa setahun yang lalu, dan punya sejarah yang anak-anak akan suka mendengarnya.

Sejarah Asyura: Nabi Musa dan Bani Israil

Saat Rasulullah ﷺ hijrah ke Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Beliau bertanya kenapa. Mereka menjawab: "Ini hari Allah menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil dari Firaun. Musa berpuasa sebagai syukur."

Rasulullah ﷺ berkata: "Aku lebih berhak atas Musa daripada kalian" — dan beliau pun berpuasa, dan memerintahkan kaum muslimin untuk berpuasa juga. (HR. Bukhari 2004, Muslim 1130)

Ini cerita yang anak-anak akan tertarik. Tentang Musa, Firaun, laut yang terbelah, perjuangan, kemudian syukur kepada Allah.

Hukum puasa Asyura

Hukum puasa untuk anak

Anak belum baligh tidak diwajibkan puasa apapun — termasuk Ramadan, apalagi Asyura. Tapi dilatih sejak usia 5–7 tahun adalah sunnah. Sahabat-sahabat di Madinah membiasakan anak-anak mereka berpuasa Asyura dengan memberikan mainan dari bulu domba — saat anak lapar, mereka bermain.

Pelajaran: latih, jangan paksa. Beri pengalaman, bukan beban.

Cara mengajarkan, per usia

Usia 3–5: cukup mengamati

Sahur bersama, walau anak tidak puasa. Bicarakan: "Hari ini Mama puasa. Namanya puasa Asyura, hari ke-10 bulan Muharram." Saat ibu/ayah berbuka, anak ikut menyaksikan. Itu sudah cukup.

Usia 6–8: setengah hari, jika tertarik

Kalau anak penasaran, ajak coba puasa setengah hari — dari sahur sampai dzuhur. Sediakan aktivitas yang membuat lupa lapar (buku, jalan pagi). Buka di waktu dzuhur dengan makanan favorit. Bahkan setengah hari penuh sudah pengalaman besar.

Detail: Puasa Pertama Anak.

Usia 9+: puasa penuh, jika sudah biasa

Anak yang sudah biasa puasa Ramadan setengah hari atau lebih, bisa diajak puasa Asyura penuh. Tapi pertimbangkan: apakah dia sekolah hari itu? Apakah aktivitas fisiknya berat? Sesuaikan.

Cerita sebagai pembuka

Beberapa hari sebelum 10 Muharram, ceritakan kisah Musa dan Firaun ke anak — sebagai pembukaan emosional. Ketika hari Asyura tiba, anak sudah punya konteks emosional kenapa hari ini istimewa.

Lebih dalam: Cara Bercerita Kisah Nabi.

Yang harus dihindari

Yang harus dibiasakan

Penutup

Asyura adalah salah satu hari yang Rasulullah ﷺ paling jaga setelah Ramadan. Mengenalkannya ke anak adalah menanam benih hubungan dengan ibadah yang akan tumbuh seumur hidupnya.

Tidak perlu sempurna tahun ini. Cukup mulai. Tahun depan lebih baik dari tahun ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan puasa Asyura dilaksanakan?+
Puasa Asyura jatuh pada 10 Muharram. Dianjurkan juga berpuasa pada 9 Muharram (Tasu'a) agar berbeda dengan praktik Yahudi yang hanya berpuasa tanggal 10 — jadi bisa puasa 9 & 10, atau 10 & 11, atau ketiganya.
Apa keutamaan puasa Asyura?+
Puasa Asyura adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) dan mengampuni dosa setahun yang lalu (HR. Muslim 1162) — yakni dosa-dosa kecil, dengan syarat menjauhi dosa besar.
Apakah anak wajib puasa Asyura?+
Tidak. Anak yang belum baligh tidak diwajibkan puasa apa pun — termasuk Ramadan, apalagi Asyura. Tapi melatih sejak usia 5–7 tahun adalah sunnah. Para sahabat di Madinah membiasakan anak berpuasa Asyura dan memberi mainan dari bulu domba — saat anak lapar, mereka bermain. Prinsipnya: latih, jangan paksa.
Apa sejarah Asyura yang bisa diceritakan ke anak?+
Saat Rasulullah ﷺ hijrah ke Madinah, beliau melihat orang Yahudi berpuasa pada 10 Muharram karena itu hari Allah menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil dari Firaun. Beliau bersabda, "Aku lebih berhak atas Musa daripada kalian," lalu berpuasa dan memerintahkan kaum muslimin berpuasa (HR. Bukhari 2004, Muslim 1130). Anak menyukai kisah ini: Musa, Firaun, laut yang terbelah, lalu syukur kepada Allah.