Anak Susah Makan (GTM)
Strategi tenang menghadapi anak yang menolak makanan — tanpa berakhir di paksa-paksaan.
Tanda yang muncul
- Menolak makan walau lapar
- Hanya mau makanan tertentu dalam waktu berminggu-minggu
- Memuntahkan atau menyembur makanan
Langkah praktis
- 1
Jadwalkan makan 4–5x sehari di waktu yang konsisten.
- 2
Sajikan porsi kecil. Lebih baik habis sedikit daripada sisa banyak.
- 3
Biarkan anak ikut menyiapkan — memilih piring atau menata buah.
- 4
Hindari bujukan ('satu suap lagi…') yang membuat makan jadi negosiasi.
- 5
Tidak ada layar saat makan. Fokus pada rasa dan kebersamaan.
- 6
Ajarkan doa sebelum dan sesudah makan — ritual kecil yang membentuk syukur.
Perspektif islami
Rasulullah ﷺ menganjurkan makan bersama dan tidak mencela makanan. Beliau memakan apa yang ada di hadapan, tidak menuntut. Sikap orang tua yang santai pada makanan menular kepada anak.
Kalau hanya satu kalimat
Anak yang dipaksa makan belajar menolak makan. Anak yang dihargai pilihannya belajar lapar dan kenyang.
Doa yang dianjurkan
بِسْمِ اللَّهِ
Doa Sebelum Makan
Dibaca anak sebelum mulai makan atau minum. Jika lupa di awal, ucapkan 'Bismillahi awwalahu wa akhirahu'.
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِينَ
Doa Sesudah Makan
Dibaca anak setelah selesai makan sebagai bentuk syukur.
Hadith pendukung
Cerita terkait
Cerita Baby Mo & Baby Ais untuk dibacakan bersama si kecil.
