At-Takatsur
التَّكَاثُر
Artinya: Bermegah-Megahan
Peringatan terhadap obsesi mengumpulkan harta dan jabatan sampai lupa akhirat.
أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
Alhaakumut-takaatsur
Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,
حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
Hattaa zurtumul-maqaabir
sampai kamu masuk ke dalam kubur.
كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
Kallaa sawfa ta'lamuun
Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),
ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
Tsumma kallaa sawfa ta'lamuun
kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui.
كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ
Kallaa law ta'lamuuna 'ilmal-yaqiin
Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti,
لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ
Latarawunnal-jahiim
niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim.
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ
Tsumma latarawunnahaa 'aynal-yaqiin
Kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri,
ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
Tsumma latus-alunna yawma-idzin 'anin-na'iim
kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).
Tafsir Sederhana untuk Anak
Surat ini menggambarkan manusia yang sibuk bermegah-megahan — kekayaan, jabatan, gadget terbaru — sampai akhirnya 'masuk kubur.' Allah ingatkan: setiap nikmat yang kita rasakan di dunia akan ditanya di akhirat — bukan untuk dihukum, tapi untuk dilihat: digunakan untuk kebaikan atau dipamerkan saja. Untuk anak: barang baru yang kita punya bukan untuk dibanggakan, tapi untuk disyukuri dan dibagi.
Kapan dibaca
Saat anak ingin sesuatu hanya karena teman punya. Saat keluarga dapat rezeki tambahan.
- Tema
- duniaakhiratperingatan
- Jumlah Ayat
- 8