Lewati ke konten
Baby Mo

Tema

Hadith Tema: Keluarga

10 hadith dalam tema ini. Bersumber dari koleksi hadith klasik (Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi), lengkap dengan perawi, tingkat keshahihan, dan catatan penerapan untuk orang tua muslim.

SahihHR. Bukhari 5997, Muslim 2319

مَنْ لَا يَرْحَمِ النَّاسَ لَا يَرْحَمْهُ اللَّهُ

Yang tidak menyayangi manusia tidak disayangi Allah

Barangsiapa yang tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak akan menyayanginya.

HasanHR. Tirmidzi 1912

مَنْ عَالَ ثَلَاثَ بَنَاتٍ فَأَدَّبَهُنَّ، وَزَوَّجَهُنَّ، وَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ، فَلَهُ الْجَنَّةُ

Mendidik anak perempuan dengan baik membuka surga

Barangsiapa yang memelihara tiga anak perempuan, kemudian mendidik mereka, menikahkan mereka, dan berbuat baik kepada mereka, maka baginya surga.

SahihHR. Bukhari 516, Muslim 543

كَانَ يُصَلِّي وَهُوَ حَامِلٌ أُمَامَةَ، فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَهَا، وَإِذَا قَامَ حَمَلَهَا

Rasulullah ﷺ sholat sambil menggendong Umamah

Beliau sholat sambil menggendong (cucunya) Umamah. Saat sujud, beliau letakkan; saat berdiri, beliau gendong kembali.

SahihHR. Bukhari 5986, Muslim 2557

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Silaturahmi melapangkan rezeki dan memanjangkan umur

Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi.

SahihHR. Bukhari 5304

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا

Aku dan orang yang menyantuni anak yatim di surga seperti ini

Aku dan orang yang menyantuni anak yatim di surga seperti ini — (beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, lalu merenggangkannya sedikit).

HasanHR. Abu Dawud 1536, Tirmidzi 1905

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ

Doa orang tua untuk anak adalah doa yang mustajab

Tiga doa yang tidak diragukan keterkabulannya: doa orang yang dianiaya, doa orang yang sedang bepergian, dan doa orang tua untuk anaknya.

SahihHR. Muslim 995

دِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي رَقَبَةٍ، وَدِينَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِينٍ، وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ، أَعْظَمُهَا أَجْرًا الَّذِي أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ

Nafkah untuk keluarga adalah sedekah terbesar

Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin, dan satu dinar yang kamu nafkahkan untuk keluargamu — yang paling besar pahalanya adalah yang kamu nafkahkan untuk keluargamu.

SahihHR. Bukhari 5971, Muslim 2548

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أَبُوكَ

Ibu, ibu, ibu — kemudian ayah

Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ dan bertanya: 'Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya lagi: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ayahmu.'

SahihHR. Bukhari 6014, Muslim 2624

مَا زَالَ جِبْرِيلُ يُوصِينِي بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ

Jibril selalu mewasiatkan kebaikan kepada tetangga

Jibril senantiasa berwasiat kepadaku tentang tetangga, sampai aku mengira bahwa dia akan mewariskannya (sebagian harta).

SahihHR. Tirmidzi 3895

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya

Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik di antara kalian kepada keluargaku.

Tema lain