Lewati ke konten
Baby Mo
SahihHR. Bukhari 5971, Muslim 2548

Ibu, ibu, ibu — kemudian ayah

Ditulis oleh Tim Baby Mo

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أُمُّكَ. قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: أَبُوكَ

Arti

Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ dan bertanya: 'Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya lagi: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Ia bertanya: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Ayahmu.'

Perawi: Abu Hurairah

Catatan untuk Orang Tua

Ajarkan anak menyebut ibu tiga kali sebelum ayah. Bukan untuk meremehkan ayah — tapi sebagai pengingat bahwa kasih sayang seorang ibu (mengandung, melahirkan, menyusui) menempati derajat tersendiri dalam Islam. Anak yang besar dengan kesadaran ini tumbuh dengan rasa hormat yang dalam.

Kitab
Bukhari & Muslim
Perawi
Abu Hurairah
Tema
ibuberbaktikeluarga

Doa terkait

Cerita terkait

Cerita Baby Mo & Baby Ais untuk dibacakan bersama si kecil.