Al-Maun
الْمَاعُون
Artinya: Barang-barang yang Berguna
Surat yang mengaitkan kualitas sholat dengan kepedulian sosial. Sholat tanpa peduli sesama = sholat yang tidak utuh.
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ
Ara-aytalladzii yukadzdzibu bid-diin
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ
Fadzaalikalladzii yadu'-'ul-yatiim
Itulah orang yang menghardik anak yatim,
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ
Wa laa yahudh-dhu 'alaa ta'aamil-miskiin
dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ
Fawaylul-lil-mushalliin
Maka celakalah orang-orang yang sholat,
الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
Alladziina hum 'an shalaatihim saahuun
(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap sholatnya,
الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ
Alladziina hum yuraa-uun
yang berbuat riya,
وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ
Wa yamna'uunal-maa'uun
dan enggan (memberikan) bantuan.
Tafsir Sederhana untuk Anak
Al-Maun mengejutkan: bukan orang yang TIDAK sholat yang dianggap mendustakan agama, tapi orang yang SHOLAT tapi tidak peduli pada anak yatim dan orang miskin. Sholat seharusnya membuat kita lebih lembut, bukan lebih keras. Untuk anak: kalau sudah belajar sholat, langkah berikutnya adalah belajar peduli pada teman yang kekurangan — itulah ujian sholat yang sebenarnya.
Kapan dibaca
Saat anak sudah belajar sholat dan butuh memahami dimensi sosial ibadah. Sebelum mengajak anak sedekah.
- Tema
- sosialanak-yatimsholatperingatan
- Jumlah Ayat
- 7