Al-Kafirun
الْكَافِرُون
Artinya: Orang-orang Kafir
Surat tentang keteguhan iman tanpa permusuhan. Mengajarkan: kita beribadah dengan cara kita, mereka dengan cara mereka — tanpa harus saling memaksa.
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
Qul yaa ayyuhal-kaafiruun
Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir!"
لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
Laa a'budu maa ta'buduun
Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
Wa laa antum 'aabiduuna maa a'bud
dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ
Wa laa ana 'aabidun maa 'abadtum
dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
Wa laa antum 'aabiduuna maa a'bud
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
Lakum diinukum wa liya diin
Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.
Tafsir Sederhana untuk Anak
Al-Kafirun mengajarkan tauhid yang teguh sekaligus toleransi yang sopan. Kita tidak ikut menyembah selain Allah — bahkan untuk basa-basi. Tapi kita juga tidak memaksa orang lain. 'Untukmu agamamu, untukku agamaku' adalah dasar bagaimana muslim hidup berdampingan dengan tetangga non-muslim di Indonesia.
Kapan dibaca
Sebelum tidur (bersama Al-Ikhlas — dianjurkan Rasulullah ﷺ). Saat anak mulai bertanya soal teman yang beragama berbeda.
- Tema
- tauhidtoleransi
- Jumlah Ayat
- 6