Al-Humazah
الْهُمَزَة
Artinya: Pengumpat
Peringatan keras terhadap dua sifat buruk: menggunjing orang dan menumpuk harta dengan kikir.
وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ
Waylul-likulli humazatil-lumazah
Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela,
الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ
Alladzii jama'a maalan wa 'addadah
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,
يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ
Yahsabu anna maalahuu akhladah
dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.
كَلَّا ۖ لَيُنْبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ
Kallaa layunbadzanna fil-hutamah
Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam Huthamah.
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ
Wa maa adraaka mal-hutamah
Dan tahukah engkau apa Huthamah itu?
نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
Naarullaahil-muuqadah
(Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan,
الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ
Allatii tat-tali'u 'alal-af-idah
yang (membakar) sampai ke hati.
إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ
Innahaa 'alayhim mu'shadah
Sungguh, api itu ditutup rapat atas mereka,
فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ
Fii 'amadim-mumaddadah
(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
Tafsir Sederhana untuk Anak
Al-Humazah mengecam dua perilaku: pertama, suka mengumpat dan menjelek-jelekkan orang di belakang mereka. Kedua, mengumpulkan harta sambil pelit. Yang menarik: kedua sifat ini sering ada pada orang yang sama — pelit pada harta cenderung juga 'pelit pada lidah' yaitu suka mencela orang. Untuk anak: jaga lidah dan jaga tangan untuk berbagi.
Kapan dibaca
Saat anak butuh memahami bahwa kata-kata punya konsekuensi. Saat membahas adab berbicara di rumah.
- Tema
- akhlakperingatanharta
- Jumlah Ayat
- 9