Witir satu rakaat (makmum)
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal-witri rak'atan mustaqbilal-qiblati ma'muuman lillaahi ta'aalaa
Aku niat sholat sunnah Witir satu rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.
Kapan & penjelasan
Dikerjakan sebagai penutup sholat malam, setelah Tarawih di bulan Ramadhan. Jumlah rakaatnya ganjil (1, 3, dan seterusnya).
Untuk si kecil
Rasulullah ﷺ menganjurkan menjadikan witir sebagai sholat terakhir di malam hari.
Teks mengikuti bacaan yang umum diajarkan (mazhab Syafi'i). Sedang dalam tinjauan guru.